Kamis, 10 Oktober 2013

e-commerce dan e-business

Dyna Novia
52410231
4IA20
Pengantar Bisnis Informatika

1. Pendahuluan

Di zaman globalisasi ini, teknologi terus berkembang mengikuti perubahan yang semakin maju. Teknologi yang berkembang membuat manusia semakin mudah mendapatkan segala sesuatunya, tidak sedikit manusia yang bergantung kepada teknologi. Salah satunya adalah jual beli online yang sangat sering digunakan untuk transaksi jual-beli tanpa harus bertemu antara penjual dan pembeli. Jual beli online adalah suatu transaksi yang dapat dijalankan di berbagai komputer dan juga telepon genggam yang tentunya memiliki jaringan internet. Saat ini jual beli online merupakan hal yang populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan penjualan semaksimal mungkin.

Pemanfaatan internet dalam kegiatan tersebut dapat dikategorikan salah satunya menjadi E-Commerce dan E-Business. E-Commerce (Perdagangan elektronik) adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistem elektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-Commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis. E-Business (Bisnis elektronik) dapat didefinisikan sebagai aktivitas yang berkaitan secara langsung maupun tidak langsung dengan proses pertukaran barang dan/atau jasa dengan memanfaatkan internet sebagai medium komunikasi dan transaksi,dan salah satu aplikasi teknologi internet yang merambah dunia bisnis internal, melingkupi sistem, pendidikan pelanggan, pengembangan produk, dan pengembangan usaha.

E-Commerce

- Julian Ding dalam bukunya E-commerce: Law & Practice, mengemukakan bahwa e-commerce sebagai suatu konsep yang tidak dapat didefinisikan. E-commerce memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda.


- Onno W. Purbo dan Aang Wahyudi yang mengutip pendapatnya David Baum, menyebutkan bahwa: “e-commerce is a dynamic set of technologies, aplications, and business procces that link enterprises, consumers, and communities through electronic transaction and the electronic exchange of goods, services, and information”. Bahwa e-commerce merupakan suatu set dinamis teknologi, aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan dan informasi yang dilakukan secara elektronik.

- Definisi dari E-Commerce menurut Kalakota dan Whinston (1997) dapat ditinjau dalam 4 perspektif berikut:

· Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.

· Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.

· Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.

· Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.

E-Business

- E-business adalah praktek pelaksanaan dan pengelolaan proses bisnis utama seperti perancangan produk, pengelolaan pasokan bahan baku, manufaktur, penjualan, pemenuhan pesanan, dan penyediaan servis melalui penggunaan teknologi komunikasi, komputer, dan data yang telah terkomputerisasi. (Steven Alter. Information System: Foundation of E-Business. Prentice Hall. 2002)

- Menurut Greenstein dan Vasarhelyi (2004, p2) ternyata electronic business juga termasuk kepada pertukaran informasi secara tidak langsung dihubungkan kepada pembeli yang sesungguhnya dan penjual barang.

- Definisi e-business menurut IBM adalah sebuah pendekatan yang aman, fleksibel, dan terintegrasi untuk memberikan nilai bisnis yang berbeda dengan mengkombinasikan sistem dan proses yang menjalankan operasi bisnis utama dengan pemanfaatan teknologi internet. (Christoper Stoole. 2000).

2. Analisa

Menurut saya e-commerce di Indonesia masih sangat banyak hambatan, seperti dari pemerintah maupun perkembangannya. Dikarenakan masih banyak masyarakat yang belum mengenal internet. Contoh toko online yang sering di perbincangkan adalah Toko Bagus, dengan banyaknya masyarakat Indonesia yang masih belum mengetahui adanya tempat belanja online tersebut maka tempat online ini membuat iklan di media masa elektronik maupun media cetak. Dengan melakukan sosialisasi di media elektronik dan media cetak maka saat ini sudah banyak masyarakat yang melakukan transaksi jual-beli online, namun masih ada kendala masyarakat yang belum mempunyai akses ke internet tersebut misalkan belum mempunyai komputer, leptop ataupun gadget yang mempunyai fasilitas internet. Solusinya sebagian masyarakat yang ingin melakukan jual-beli online mereka bisa menggunakan jasa warnet.

Di tempat jual-beli online seperti Toko Bagus disajikan berbagai macam kategori pilihan barang-barang yang akan dijual atau dibeli, sebagai contoh ada kategori otomotif, gadget dan sebagainya. Bagi masyarakat yang ingin menjual barang-barangnya harus mencantumkan spesifikasi, foto, contak person dan juga harga barang yang ingin dijual agar calon pembeli mudah untuk menemukan barang yang dicari.

3. Referensi

http://globalonlinebook1.blogspot.com/2013/06/pengertian-e-business-menurut-ahli.html

http://ayudwitasarii.blogspot.com/2012/11/definisi-e-business-e-commerce-menurut.html

http://kiky0214.wordpress.com/2012/05/21/pengertian-e-commerce-menurut-para-ahli/

http://id.wikipedia.org/wiki/E-business

http://id.wikipedia.org/wiki/Perdagangan_elektronik