Dyna Novia
52410231
4IA20
Pengertian Komputasi Modern
Komputasi sebetulnya bisa
diartikan sebagai cara untuk menemukan pemecahan masalah dari data input dengan
menggunakan suatu algoritma. Hal ini ialah apa yang disebut dengan teori
komputasi, suatu sub-bidang dari ilmu komputer dan matematika. Selama ribuan
tahun, perhitungan dan komputasi umumnya dilakukan dengan menggunakan pena dan
kertas, atau kapur dan batu tulis, atau dikerjakan secara mental, kadang-kadang
dengan bantuan suatu tabel. Namun sekarang, kebanyakan komputasi telah dilakukan
dengan menggunakan komputer.
Secara umum iIlmu komputasi
adalah bidang ilmu yang mempunyai perhatian pada penyusunan model matematika
dan teknik penyelesaian numerik serta penggunaan komputer untuk menganalisis
dan memecahkan masalah-masalah ilmu (sains). Dalam penggunaan praktis, biasanya
berupa penerapan simulasi komputer atau berbagai bentuk komputasi lainnya untuk
menyelesaikan masalah-masalah dalam berbagai bidang keilmuan, tetapi dalam
perkembangannya digunakan juga untuk menemukan prinsip-prinsip baru yang
mendasar dalam ilmu.
Bidang ini berbeda dengan ilmu
komputer (computer science),
yang mengkaji komputasi, komputer dan pemrosesan informasi. Bidang ini juga
berbeda dengan teori dan percobaan sebagai bentuk tradisional dari ilmu dan
kerja keilmuan. Dalam ilmu alam, pendekatan ilmu komputasi dapat memberikan
berbagai pemahaman baru, melalui penerapan model-model matematika dalam program
komputer berdasarkan landasan teori yang telah berkembang, untuk menyelesaikan
masalah-masalah nyata dalam ilmu tersebut.
Sejarah Komputasi
Modern
Komputasi Modern pertama kali
digagasi oleh John Von Neumann. Beliau di lahirkan di Budapest, ibukota
Hungaria pada 28 Desember 1903 dengan nama Neumann Janos. Karya – karya yang
dihasilkan adalah karya dalam bidang matematika, teori kuantum, game theory,
fisika nuklir, dan ilmu komputer. Beliau juga merupakan salah seorang ilmuwan
yang sangat berpengaruh dalam pembuatan bom atom di Los Alamos pada Perang
Dunia II lalu. Kepiawaian John Von Neumann teletak pada bidang teori game yang
melahirkan konsep automata, teknologi bom atom dan komputasi modern yang
kemudian melahirkan komputer.
Komputasi modern menghitung dan mencari solusi dari masalah yang ada, yang
menjadi perhitungan dari komputasi modern adalah :
- Akurasi (bit, Floating poin)
- Kecepatan (Dalam satuan Hz)
- Problem volume besar (Down sizing atau paralel)
- Modeling (NN dan GA)
- Kompleksitas (Menggunakan teori Big O)
Model Komputasi
Komputasi memiliki 3 model, yaitu
- Mesin Mealy
- Mesin Moore
- Petri net
Mesin Mealy
Dalam teori komputasi sebagai konsep dasar sebuah
komputer, mesin Mealy adalah otomasi fasa berhingga (finite state automaton
atau finite state tranducer) yang menghasilkan keluaran berdasarkan fasa saat
itu dan bagian masukan/input. Dalam hal ini, diagram fasa (state diagram) dari
mesin Mealy memiliki sinyal masukan dan sinyal keluaran untuk tiap transisi.
Prinsip ini berbeda dengan mesin Moore yang hanya menghasilkan keluaran/output
pada tiap fasa.
Nama Mealy diambil dari “G. H. Mealy” seorang
perintis mesin-fasa (state-machine) yang menulis karangan “A Method for
Synthesizing Sequential Circuits” pada tahun 1955.
Mesin Moore
Dalam teori komputasi sebagai prinsip dasar
komputer, mesin Moore adalah otomasi fasa berhingga (finite state automaton) di
mana keluarannya ditentukan hanya oleh fasa saat itu (dan tidak terpengaruh
oleh bagian masukan/input). Diagram fasa (state diagram) dari mesin Moore
memiliki sinyal keluaran untuk masing-masing fasa. Hal ini berbeda dengan mesin
Mealy yang mempunyai keluaran untuk tiap transisi.
Nama Moore diambil dari “Edward F. Moore” seorang
ilmuwan komputer dan perintis mesin-fasa (state-machine) yang menulis karangan
“Gedanken-experiments on Sequential Machines”.
Petri Net
Petri net adalah
salah satu model untuk merepresentasikan sistem terdistribusi diskret. Sebagai
sebuah model, Petri net merupakan grafik 2 arah yang terdiri dari place,
transition, dan tanda panah yang menghubungkan keduanya. Di samping itu, untuk
merepresentasikan keadaan sistem, token diletakkan pada place tertentu. Ketika
sebuah transition terpantik, token akan bertransisi sesuai tanda panah.


